Apakah Itu Ukuran Kemajuan dan Kebutuhan Masyarakat?

Diposting pada




Terkini.id, Jakarta – Gerindra melalui sang Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ahmad Muzani, mengatakan bakal selalu membela kepempinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.Namun, di sisi lain, ia rupanya tampak prihatin dengan Formula E dan turut menyinggung persoalan yang masih terus menghantui Jakarta, yaitu Banjir.Nah, Ahmad Muzani kemudian mempertanyakan apakah memang Formula E itu merupakan ukuran kemajuan sebuah kota dan yang terpenting, apakah termasuk kebutuhan masyarakat Jakarta?

Baca Juga: Sindir Anies soal Formula E, Uki: Kalau Bukan untuk Senangkan…
“Kami akan bela terus kepemimpinan Mas Anies di DKI Jakarta sampai berakhirnya periode di DKI Jakarta, kami support terus,” ujar Muzani saat menghadiri Musyawarah Daerah Tidar Banten di Karawaci, Tangerang, pada Sabtu kemarin, 27 November 2021, dikutip terkini.id dari Kompas.“Tapi pertanyaannya adalah apakah Formula E bagian dari kebutuhan masyarakat Jakarta?”

Baca Juga: Ahmad Muzani: Apakah Formula E Dapat Membuat Warga DKI Jakarta…
Muzani kemudian engingatkan soal tagline yang diusung Anies saat berkampanye, yaitu ‘Maju Kotanya, Bahagia Warganya’.Oleh karena itu, ia mempertanyakan apakah penyelenggaraan Formula E merupakan indikator dari kemajuan sebuah kota, padahal masih kerap banjir sana-sini sehabis hujan.“Apakah itu ukuran dari kemajuan sebuah kota? Apakah itu yang menyebabkan masyarakat Jakarta bahagia? Itu masalahanya. Jadi, sementara Jakarta dua jam hujan, banjir, dua jam hujan, banjir.”

Baca Juga: Ahmad Muzani: Apakah Formula E Dapat Membuat Warga DKI Jakarta…
Kendati demikian, wakil ketua MPR itu menegaskan bahwa partainya akan mendukung Formula E selama ajang balap mobil listrik tersebut benar-benar merupakan kebutuhan warga Jakarta.“Kalau itu yang menjadi kebutuhan, kami support, enggak ada problem, tapi itu yang kami bolak-balik bertanya, supaya kami tidak gagal dalam menangkap semangat atau harapan rakyat Jakarta.”Ia menyebutkan, Gerindra akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Anies melalui DPRD DKI Jakarta.“Ya, itu kan ada banyak cara di DKI, ada DPRD segala macam, karena itu kami sampaikan,” tandas Muzani.Sebagai informasi, Formula E akan digelar di Jakarta pada 2 Juni 2022 mendatang setelah ditunda karena pandemi Covid-19.Lokasi sirkuit balapan belum ditentukan. Namun, sejauh ini ada lima lokasi yang dipersiapkan, yaitu kawasan Pantai Indah Kapuk, Jalan Jenderal Sudirman, Ancol, JIExpo Kemayoran, dan Jakarta International Stadium.



Sumber Berita